Posted on : 16-06-2009 | By : | In : tokoh
Hasan Bashri
(Pembesar At-Tabi’in)
Salah seorang tabi’in besar, seorang alim terkemuka dari kaum muslimin, adalah seorang ahli fqih yang alim, ahli ibadah, seorang yang bertakwa, dan wira’i (menjaga kehormatan). Dia dikenal dengan kefasihan lisannya, penjelasannya yang indah mengharukan, ahli hikmah, zuhud, dan yang luas ilmunya. Dia adalah seorang tabi’i yang agung, guru besar penduduk Bashrah, Abu Sa’id al-Hasan al-Bashri.
Kelahiran dan pertumbuhannya
Al-Hasan Bashri dilahirkan di Madinah an-Nabawiyah pada masa khalifah Amirul mukminin Umar ibn al-Khaththab -Radiallahuanhu- pada tahun 21 H (642 M) dari pasangan dua orang budak. Ayahandanya adalah seorang tawanan kaum muslimin saat membuka kota Misan yang terletak antara Bashrah dan Wasith di tanah Iraq. Kemudian dia masuk Islam dan tinggal di Madinah. Kemudian dia menikah dengan seorang gadis bernama Khairah, seorang wanita bekas budak milik Ummu Salamah istri Nabi -Shallahu alaihi wa salam- yang telah dimerdekakan oleh Ummul Mukminin setelah dia melahirkan putranya yaitu al-Hasan.
